KBG Resto Mandalika

Lombok selalu jadi tempat yang istimewa untuk para backpacker (Photo:Instagram@lombokview, 11/05/2026)

Kalau Bali mulai terasa terlalu ramai dan dompet mulai menjerit tiap buka aplikasi booking hotel, mungkin sudah waktunya melipir ke Lombok. Pulau ini sering disebut “saudara Bali yang lebih tenang dan lebih murah.” Buat backpacker, Lombok itu seperti paket lengkap: pantai cantik, bukit hijau, budaya lokal, sampai makanan enak yang masih ramah kantong.

Kabar baiknya lagi, liburan ke Lombok tidak harus bikin rekening masuk mode survival. Salah satu trik paling penting saat backpacking di Lombok adalah soal transportasi. Cara paling hemat kalau dari Bali adalah naik ferry dari Padang Bai ke Pelabuhan Lembar.

Harganya jauh lebih murah dibanding pesawat, plus kamu bisa menikmati perjalanan laut yang lumayan seru. Setelah sampai di Lombok, sewa motor jadi pilihan terbaik. Selain murah, motor bikin kamu bebas eksplor pantai dan bukit tersembunyi yang kadang susah dijangkau kendaraan umum.

Soal penginapan juga santai. Di area Kuta Lombok, banyak hostel dan homestay murah dengan harga yang masih bersahabat buat backpacker. Bahkan beberapa homestay lokal punya vibe yang lebih nyaman dibanding hotel mahal.

Banyak traveler di Reddit juga bilang kalau Kuta Lombok cocok dijadikan “basecamp” karena dekat ke mana-mana dan suasananya hidup tapi tidak sepadat Bali.

Nah, bagian terbaik backpacking di Lombok adalah banyak tempat wisata yang murah bahkan gratis. Pantai-pantai di Lombok Selatan misalnya. Tanjung Aan, Selong Belanak, Mawun, dan Lancing Beach punya pemandangan yang bisa bikin galeri HP penuh dalam sehari. Beberapa pantai cuma mengenakan biaya parkir motor yang murah. Sisanya? Gratis menikmati pasir putih dan laut biru.

Kalau suka sunset, jangan lupa naik ke Bukit Merese. Tempat ini gratis dan jadi salah satu spot sunset favorit backpacker. Angin sore, bukit hijau, dan view laut lepas di depan mata bikin tempat ini terasa seperti wallpaper hidup.

Buat yang suka snorkeling tapi ingin hemat, kamu bisa bawa alat snorkeling sendiri. Banyak spot seperti Pink Beach atau Gili Meno yang tetap seru dijelajahi tanpa harus ikut tur mahal.

Selain alam, Lombok juga punya wisata budaya murah meriah. Desa Sade misalnya, jadi tempat menarik buat melihat budaya Suku Sasak dari dekat. Tiket masuknya murah, tapi pengalaman yang didapat lumayan berkesan.

Lupakan dulu café fancy. Warung lokal adalah penyelamat hidup. Dengan uang sekitar Rp20-30 ribu, kamu sudah bisa makan kenyang. Menu seperti ayam taliwang, sate rembiga, dan plecing kangkung wajib dicoba minimal sekali selama di Lombok.

Ada juga beberapa tips penting biar backpacking makin aman dan hemat. Pertama, datang saat low season kalau bisa. Harga penginapan biasanya turun cukup jauh dan tempat wisata juga tidak terlalu ramai. Kedua, jangan terlalu banyak bawa barang. Cuaca Lombok panas dan tropis, jadi tas ringan jauh lebih nyaman.

Terakhir, jangan takut ngobrol dengan sesama backpacker. Banyak hidden gem justru ditemukan dari obrolan random di hostel atau komunitas traveler online.

Backpacking di Lombok itu bukan soal liburan mewah. Justru serunya ada di perjalanan sederhana: naik motor pinggir pantai, makan di warung kecil, berburu sunset gratis, lalu tidur capek dengan suara ombak di kejauhan. Dan kadang, pengalaman seperti itu justru yang paling susah dilupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.