KBG Resto Mandalika

Remote work di Lombok bisa jadi pilihan kamu saat ingin kerja sambil liburan (Photo:Instagram@villasorgas, 04/05/2026)

Bayangin kerja sambil denger suara ombak, kopi di tangan, dan notifikasi Slack yang datangnya santai, bukan panik. Itulah vibe kerja remote di Kuta Lombok. Tempat ini pelan-pelan jadi “hidden gem” buat digital nomad yang pengen hidup lebih seimbang: kerja jalan, hidup juga jalan.

Pertama, kita ngomongin hal paling krusial: WiFi.  Secara umum, koneksi internet di Kuta Lombok udah cukup oke, terutama di area pusat dan akomodasi yang memang menyasar digital nomad. Tapi jujur aja, nggak semua tempat stabil. Banyak remote worker akhirnya pakai SIM card lokal sebagai backup hotspot karena WiFi bisa naik-turun tergantung lokasi.

Nah, kalau kamu cari tempat tinggal yang udah “remote work friendly”, salah satu opsi menarik adalah Mandalika Queen Hostel. Tempat ini punya WiFi gratis, meja kerja di kamar, dan suasana yang relatif tenang—kombinasi penting buat kerja produktif. Lokasinya juga strategis, cuma sekitar 7 menit jalan kaki ke pantai, jadi kalau suntuk tinggal keluar, jalan sebentar, dan reset otak.

Mandalika Queen Hostels bisa jadi pilihan kamu saat liburan dan kerja dalam waktu bersamaan (Photo:Mandalika Queen Hostels properti, 04/05/2026)

Selain itu, harga di Kuta Lombok jelas jadi daya tarik utama. Dibanding Bali—khususnya Canggu—biaya hidup di sini bisa setengahnya. Mulai dari penginapan, makan, sampai sewa motor. Bahkan kamar privat dengan AC dan WiFi bisa kamu dapat dengan harga ramah kantong. Buat freelancer atau remote worker yang pengen “burn rate” lebih rendah, ini jelas win.

Soal suasana, Kuta Lombok punya keunggulan lain: zero crowds (atau minimal banget). Nggak seperti Bali yang kadang terasa terlalu ramai, di sini kamu masih bisa dapet vibe santai dan nggak terburu-buru.

Tips berikutnya pilih lokasi nginap yang agak masuk ke dalam, bukan di jalan utama. Selain lebih tenang, biasanya lebih nyaman buat fokus kerja. Beberapa traveler bahkan menyarankan tinggal sedikit menjauh dari pusat biar dapat suasana lebih rileks.

Terakhir, jangan lupa ritme hidup di Lombok itu beda. Nggak semua serba cepat seperti kota besar. Jadi, kalau kamu tipe yang butuh koneksi super stabil 24/7 untuk kerja berat seperti upload video besar, pastikan kamu punya backup plan, entah itu modem tambahan atau pilih akomodasi dengan reputasi WiFi bagus.

Intinya, Kuta Lombok itu bukan cuma tempat liburan—tapi tempat buat hidup. Kerja tetap jalan, tapi hidup juga ikut terasa. Dan kadang, itu yang paling kita butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.