KBG Resto Mandalika

Lombok memiliki banyak sekali makanan khas yang bisa kamu coba kawan (Photo:Instagram@kopteeevans, 24/04/2026)

Kalau kamu ke Lombok, jangan cuma sibuk foto di pantai atau ngejar sunset doang. Karena jujur ya, “harta karun” sebenarnya ada di piring makan kamu. Kuliner Lombok itu terkenal berani—pedasnya nggak setengah-setengah, bumbunya nendang, dan rasanya bikin nagih.

Nah, ini dia 7 makanan lokal legendaris Lombok yang wajib banget kamu coba!

1. Ayam Taliwang

Ini bisa dibilang “raja”-nya kuliner Lombok. Ayam kampung muda dibakar atau digoreng, lalu dilumuri bumbu pedas khas yang kaya rempah. Rasanya? Pedas, gurih, dan ada sentuhan manis. Biasanya disajikan bareng plecing kangkung biar makin mantap.

2. Ayam Rarang

Kalau kamu pikir Ayam Taliwang sudah pedas, tunggu sampai ketemu Ayam Rarang. Ayam goreng kampung ini disiram sambal super pedas yang bikin keringetan sejak suapan pertama. Biasanya ditemani sayur bening dan sambal beberuk.

3. Sate Rembiga

Sate khas Lombok ini beda dari sate biasa. Daging sapi dibumbui campuran cabai, terasi, asam, dan gula merah, menghasilkan rasa manis-pedas yang seimbang. Cocok buat kamu yang suka rasa kompleks tapi tetap “comforting”.

4. Nasi Balap Puyung

Jangan tertipu tampilannya yang sederhana. Nasi ini isinya lengkap banget: ayam suwir, kacang kedelai, udang kering, kentang pedas, sampai kelapa parut berbumbu. Rasanya rame, tapi justru di situ letak serunya.

5. Sate Bulayak

Kalau biasanya sate dimakan pakai lontong, di Lombok ada versi unik bernama bulayak. Lontongnya dibungkus daun aren, jadi aromanya lebih khas. Disajikan dengan sate dan saus kacang gurih—kombinasi yang simpel tapi nagih.

6. Sate Pencok

Ini street food yang underrated tapi wajib dicoba. Terbuat dari kikil (kulit sapi) yang dibakar lalu disiram sambal pedas khas. Teksturnya kenyal, rasanya kuat—cocok buat camilan sore sambil jalan-jalan.

7. Bebalung (Sup Tulang Sapi)

Kalau lagi capek habis keliling Lombok, bebalung adalah “obatnya”. Sup tulang sapi dengan kuah rempah pedas ini hangat dan bikin badan segar lagi. Bahkan, namanya sendiri berarti “kekuatan” dalam bahasa Sasak.

Penutup

Kuliner Lombok itu bukan cuma soal makan, tapi soal pengalaman. Dari pedasnya yang bikin melek sampai bumbu rempah yang nempel di ingatan, semuanya punya cerita. Jadi kalau kamu ke Lombok, pastikan kamu nggak cuma pulang bawa foto—tapi juga kenangan rasa yang susah dilupain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.